PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. SAFARI JUNI TEXTINDO INDUSTRI BOYOLALI

AGUS M, ARIAWAN (2008) PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. SAFARI JUNI TEXTINDO INDUSTRI BOYOLALI. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
B100030147.pdf

Download (56kB)
[img] PDF
B100030147.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (247kB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk menguji pengaruh budaya organisasi yang terdiri dari budaya kekuasaan, budaya peran dan budaya pendukung secara parsial terhadap kinerja organisasi di PT. Safari Juni Textile Industri Boyolali, 2) Untuk menguji pengaruh budaya organisasi yang terdiri dari budaya kekuasaan, budaya peran dan budaya pendukung secara simultan terhadap kinerja organisasi di PT. Safari Juni Textile Industri Boyolali. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan bagian personalia dan produksi di PT. Safari Juni Textindo Boyolali yang berjumlah kurang lebih 1.028 orang karyawan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dengan purposive sampling, yaitu pengambilan sampel dimana sampel yang diambil di batasi dengan syarat-syarat atau pertimbangan tertentu dari penelitian. Adapun jumlah sampel ditentukan sebanyak 90 responden. Metode analisis yang digunakan adalah: uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi multiple, uji t, uji F, dan Koefisien Determinasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: 1) Hasil analisis regresi dapat diketahui bahwa variabel budaya kekuasaan, budaya peran, dan budaya pendukung mempunyai pengaruh yang positif terhadap kinerja karyawan PT. Safari Juni Textindo Industri di Boyolali, 2) Hasil analisis uji t, didapatkan nilai thitung untuk budaya kekuasaan sebesar 3,610 > ttabel (2,013), budaya peran didapatkan thitung (3,576) > ttabel (2,013), dan budaya pendukung didapatkan thitung (3,951) > ttabel (2,013, artinya semakin tinggi dan baik budaya kekuasaan, budaya peran, dan budaya pendukungnya maka semakin baik dan naik pula kinerja karyawan tersebut, dan variabel budaya pendukung merupakan faktor yang lebih dominan. Hasil uji t tersebut membuktikan bahwa hipotesis kedua (Ha2) terbukti kebenarannya, 3) Hasil uji F diperoleh Fhitung > Ftabel ; 22,829 > 2,840 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti ada pengaruh yang signifikan antara variabel budaya kekuasaan, budaya peran, dan budaya pendukung terhadap variabel kinerja karyawan secara simultan. Berarti hipotesis pertama (Ha1) terbukti kebenarannya, 4) Analisis koefisien determinasi diperoleh angka koefisien determinasi atau R2 sebesar 0 sebesar 0,443, artinya bahwa 44,30% variasi variabel kinerja karyawandapat dijelaskan oleh variasi variabel budaya kekuasaan, budaya peran, dan budaya pendukung sedangkan sisanya yaitu 55,70% tidak dapat dijelaskan.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Budaya Organisasi, budaya kekuasaan, budaya peran dan budaya pendukung, Kinerja Organisasi.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Depositing User: Ken Retno Yuniwati
Date Deposited: 08 Jun 2009 08:26
Last Modified: 28 Dec 2010 06:42
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/2268

Actions (login required)

View Item View Item