UJI AKTIVITAS ANTIPIRETIK INFUSA RIMPANG KUNYIT (Curcuma domestica Val) PADA KELINCI PUTIH JANTAN GALUR NEW ZEALAND

KUSUMANINGRUM , OKTAVIA DIYAH (2008) UJI AKTIVITAS ANTIPIRETIK INFUSA RIMPANG KUNYIT (Curcuma domestica Val) PADA KELINCI PUTIH JANTAN GALUR NEW ZEALAND. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
K100040012.pdf

Download (338kB)
[img] PDF
K100040012.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Demam merupakan tanda dan gejala yang sering dijumpai pada suatu penyakit infeksi. Infusa rimpang kunyit secara empiris digunakan masyarakat untuk mengobati demam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membuktikan aktivitas infusa rimpang kunyit Curcuma domestica Val pada kelinci putih jantan galur New Zealand yang sebelumnya dibuat demam dengan vaksin DPT-Hb 0,25 ml/kgBB. Penelitian ini menggunakan 30 ekor kelinci yang terbagi dalam 6 kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor kelinci, dan kelompok I-V diberi injeksi vaksin DPT-Hb 0,25ml/kgBB secara intravena untuk menimbulkan demam. Kelompok I sebagai kontrol negatif diberi akuades, kelompok II-IV masing-masing diberi infusa rimpang kunyit dosis 0,2 g/kgBB; 0,4 g/kgBB dan 0,8 g/kgBB. Kelompok V sebagai kontrol positif diberi parasetamol 23,33 mg/kgBB. Kelompok VI tidak diberi perlakuan apapun. Induksi Vaksin DPT-Hb dilakukan pada menit ke- 30. Pemberian perlakuan dilakukan 30 menit sebelum tercapainya suhu puncak vaksin DPT-Hb (menit ke-120). Pengukuran suhu dilakukan melalui rektal mulai menit ke-0 sampai menit ke-270 dengan interval waktu 30 menit. Data yang dihasilkan berupa % perbandingan suhu yang kemudian dihitung AUC 0-270 dan dianalisis dengan uji statistik Kolmogorov-Smirnov, ANAVA satu jalan dan dilanjutkan uji t LSD antar kelompok perlakuan dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infusa rimpang kunyit dosis 0,2 g/kgBB; 0,4 g/kgBB dan 0,8 g/kgBB mempunyai efek antipiretik. Infusa rimpang kunyit dosis 0,8 g/kgBB mempunyai daya antipiretik tertinggi dibandingkan dosis lainnya. Infusa rimpang kunyit dosis 0,4 g/kgBB dan 0,8 g/kgBB tidak berbeda bermakna dengan parasetamol 24 mg/kgBB.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Antipiretik, infusa rimpang kunyit Curcuma domertica, AUC 0-270
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 08 Jun 2009 04:35
Last Modified: 02 Mar 2011 04:20
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/2241

Actions (login required)

View Item View Item