PENGARUH TINGKAT INFLASI , SUKU BUNGA DAN EARNING PER SHARE ( EPS ) TERHADAP HARGA SAHAM PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, Tbk DI BURSA EFEK JAKARTA PERIODE 2003-2005

DARMAWAN, Yudhi (2008) PENGARUH TINGKAT INFLASI , SUKU BUNGA DAN EARNING PER SHARE ( EPS ) TERHADAP HARGA SAHAM PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, Tbk DI BURSA EFEK JAKARTA PERIODE 2003-2005. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img] PDF
B100030337.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan : (1) Untuk mengetahui besarnya pengaruh tingkat inflasi, suku bunga dan earning per share (EPS) terhadap harga saham pada PT.Telekomunikasi Insonesia, Tbk di Bursa Efek Jakarta periose 2003-2005, (2) Untuk mengetahui karakteristik hubungan antara inflasi, suku bunga dan earning per share (EPS) terhadap harga saham PT. Telekomunikasi indonesia, Tbk. Data yang digunakan adalah jenis data sekunder. Variabel inflasi, diperoleh dari publikasi bank indonesia berupa data tingkat inflasi IHKG, perbulan dari tahun 2003-2005. Variabel suku bunga, diperoleh dari publikasi bank Indonesia berupa data suku bunga deposito 1 tahun bank umum (commercial bank), perbulan dari tahun 2003-2005. variable earning per share diperoleh dari jsx monthly berupa data EPS perbulan dari tahun 2003-2005. variable harga saham, data ini diperoleh dari ICMD berupa penutupan saham perbulan dari tahun 2003-2005. teknik analisis data dalam penelitian ini menggunkan analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi, uji t, uji F, serta uji asumsi klasikyang berupa uji normalitas, multikolinearitas, autokorelasi dan heteroskedastisitas. Berdasarkan analisis data, persamaan regresi yang dihasilkan dari penelitian ini : Saham = 7160,809 + 29,975 Inf – 500,409 SB – 5,222 EPS + e; tetapi model ini mengalami autokorelasi sehingga parameter menjadi tidak efisien. Langkah yang dilakukan untuk memperbaiki model adalah dengan metode first difference, namun metode ini dapat memunculkan heteroskedastisitas dan distribusi tidak normal, dengan hasil persamaan regresi baru: ΔSaham = -0,122 ΔSB – 0,038 ΔInf – 0,519 ΔEPS + e. berdasarkan uji t diketahui bahwa tidak ada pengaruh signifikan antara perubahan inflasi terhadap perubahan harga saham. Nilai nilai thitungperubahan inflasi sebesar -0,759 terletak antara -ttabel (-2,032) dan ttabel (2,032) atau probabilitas sebesar 0,454 > 0,05. Perubahan suku bunga juga tidak berpengaruh signifikan terhadap perubahan harga saham dengan nilai t sebesar - 0,240 terletak antara - ttabel (-2,032) dan ttabel (2,032) atau probabilitas sebesar 0,812 > 0,05. Perubahan EPS memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perubahan harga saham dengan nilai t sebesar 3,353 lebih besar dari ttabel (2,032) atau probabilitas sebesar 0,002 < 0,05.Berdasarkan uji F, nilai Fhitung sebesar 3,833 lebih besar dari Ftabel sebesar 2,911 atau probabilitas sebesar 0,019 < 0,05 berarti ada pengaruh yang signifikan antara perubahan inflasi, perubahan suku bunga dan perubahan EPS terhadap perubahan harga saham. Nilai R2 sebesar 0,271 atau 27,1%; berarti variasi perubahan harga saham dari titik nol bisa dijelaskan variasi perubahan inflasi, perubahan suku bunga dan perubahan EPS dari titik nol sebesar 27,1%; sisanya sebesar 72,9% dijelaskan oleh faktor lain di luar model.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Inflasi, Suku Bunga, Earning Per Share, Harga Saham
Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Depositing User: Edy Suparno
Date Deposited: 08 Jun 2009 01:52
Last Modified: 28 Dec 2010 05:49
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/2216

Actions (login required)

View Item View Item