ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRAKTIK PERATAAN LABA (INCOME SMOOTHING) PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DAN KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI

WILDANI , AMIN (2008) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRAKTIK PERATAAN LABA (INCOME SMOOTHING) PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DAN KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
B200030165.pdf

Download (106kB)
[img] PDF
B200030165.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (426kB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui praktik perataan laba (income smoothing) yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan sektor manufaktur dan keuangan yang terdaftar di BEI, 2) Untuk mengetahui pengaruh variabel ukuran perusahaan, profitabilitas, financial laverage, sektor industri, dan status kepemilikan saham terhadap praktik perataan laba. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor manufaktur dan keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebelum tahun 2002 dan perusahaan tersebut masih terdaftar di BEI sampai dengan akhir tahun 2005. Sampel dari penelitian ini adalah perusahaan sektor manufaktur dan keuangan yang terdaftar di BEI yang berjumlah 88 perusahaan, yang mana perusahaan-perusahaan tersebut telah terpilih sebagai sampel penelitian berdasarkan metode purposive/judgement sampling. Metode analisis yang dipakai dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis regresi logistic (binary logistic) untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi praktik perataan laba. Berdasarkan hasil analisis, maka dapat disimpulkan bahwa : 1) Dari 88 perusahaan yang dijadikan sampel dengan 352 sub sampel, jumlah perusahaan manufaktur dan keuangan dari sub sampel penelitian selama kurun waktu 4 tahun (2002-2005), ada 136 laporan keuangan perusahaan (38,60%) yang didalamnya terdapat praktek peratalabaan (income smoting) dan ada 216 laporan keuangan perusahaan (61,40%) yang didalamnya tidak terdapat praktek peratalabaan (income smoting). Hasil ini memberikan indikasi adanya praktik perataan laba oleh perusahaan manufaktur dan keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), 2) Berdasarkan pengujian Goodness of Fit diperoleh hasil Negelkerke R Square sebesar 0,104, berarti bahwa pengaruh variabel-variabel bebas (X) terhadap variabel tak bebas (Y) adalah sebesar 10,40% sehingga 89,60% praktek perataan laba (Y) dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam model regresi logistik pada penelitian ini. Hal ini menunjukkan bahwa variabel ukuran perusahaan (X1), profitabilitas (X2), financial leverage (X3), sektor industri (X4), dan status kepemilikan saham (X5) mempunyai pengaruh yang lemah terhadap praktek perataan laba (Y), 3) Berdasarkan pengujian hipotesis dengan logistic regression diketahui bahwa dari kelima variabel yang dimasukkan dalam model, ternyata hanya ada dua variabel saja yang berpengaruh signifikan dan diterima dalam model. Dua variabel tersebut adalah ukuran perusahaan dan sektor industri. Sedangkan tiga (3) variabel lainnya ditolak dalam model, ini berarti bahwa secara statistik ketiga variabel yaitu profitabilitas, financial leverage, dan status kepemilikan saham tidak ada pengaruh.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Perataan Laba (Income Smoothing), Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, Financial Laverage, Sektor Industri, Status Kepemilikan Saham
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 03 Jun 2009 04:20
Last Modified: 17 Nov 2010 02:13
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/2018

Actions (login required)

View Item View Item