HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN INTENSI BERHENTI MEROKOK PADA MAHASISWA

LAKSONO , WISNU TRI (2008) HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN INTENSI BERHENTI MEROKOK PADA MAHASISWA. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
F100040272.pdf

Download (95kB)
[img] PDF
F100040272.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (360kB)

Abstract

Keberhasilan seseorang dalam usahanya untuk tidak merokok ditentukan oleh sejauh mana niat (intensi) untuk berhenti. Usaha untuk berhenti merokok akan sia-sia apabila tidak didasari oleh niat seseorang untuk melakukan sesuatu yang bersifat kesegeraan dan kesiapan terhadap suatu perilaku yang akan dilakukan seseorang. Faktor yang berperan penting terhadap intensi berhenti merokok salah satunya yaitu dukungan sosial. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan intensi berhenti merokok pada mahasiswa. Hipotesis yang diajukan: Ada hubungan positif antara dukungan sosial dengan intensi berhenti merokok pada mahasiswa. Subjek penelitian adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan karakteristik: a) Mahasiswa jurusan ekonomi manajemen; b) Angkatan tahun 2004-2005; c) perokok berat. Pengumpulan data penelitian dilaksanakan tanggal 2 sampai dengan 10 Februari 2008. Pengumpulan data menggunakan skala intensi berhenti merokok dan skala dukungan sosial. Metode analisis data yang digunakan korelasi product moment. Hasil perhitungan analisis product moment diketahui ada hubungan positif yang sangat signifikan antara dukungan sosial dengan intensi berhenti merokok. Semakin tinggi dukungan sosial maka akan semakin tinggi pula intensi berhenti merokok. Nilai koefisien r = 0,494; r2 = 0,244; p= 0,00 (p < 0,01) Sumbangan efektif dukungan sosial terhadap intensi berhenti merokok = 24,4%. Hal ini berarti masih terdapat 75,6% variabel lain yang mempengaruhi intensi berhenti merokok selain variabel dukungan sosial, diantaranya iklan rokok, pengaruh lingkungan (keluarga dan pergaulan Variabel dukungan sosial mempunyai rerata empirik sebesar 136,736 dan rerata hipotetik sebesar 115 berarti kategori dukungan sosial subjek penelitian tergolong tinggi. Variabel intensi berhenti merokok diperoleh rerata empirik 133,847 dan rerata hipotetik 112,5, berarti intensi berhenti merokok pada subjek penelitian tergolong tinggi. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah hubungan positif yang sangat signifikan antara dukungan sosial dengan intensi berhenti merokok. Semakin tinggi dukungan sosial maka akan semakin tinggi pula intensi berhenti merokok. Namun demikian perlu diperhatikan variabel-variabel lain yang dapat mempengaruhi perilaku merokok selain variabel dukungan sosial misalnya linkungan keluarga dan lingkungan pergaulan.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Intensi berhenti merokok, dukungan sosial
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 02 Jun 2009 06:57
Last Modified: 17 Nov 2010 02:32
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/1971

Actions (login required)

View Item View Item