HUBUNGAN ANTARA BERPIKIR POSITIF DAN KREATIF DENGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA REMAJA

KURNIASIH , ENDAH ROSITA (2008) HUBUNGAN ANTARA BERPIKIR POSITIF DAN KREATIF DENGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA REMAJA. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
F100030003.pdf

Download (92kB)
[img] PDF
F100030003.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (280kB)

Abstract

Setiap individu yang sedang mengalami permasalahan pada umumnya mempunyai keinginan untuk segera menuntaskan masalahnya. Individu akan melakukan proses berpikir bila menemui kesulitan dengan harapan dapat dicari jalan keluar dari masalah tersebut, mengembangkan proses berpikirnya dari pikiran positif hingga pikiran kreatif guna mencari jalan keluar, dengan berpikir positif munculnya berbagai masalah dapat diminimalkan. Individu tidak akan mengartikan masalah sebagai stimulus yang menekan. Individu yang mempunyai tingkat berpikir kreatif tinggi akan lebih mudah dalam memecahkan permasalahan yang sedang dihadapi, hal ini disebabkan karena individu dapat menciptakan gagasan baru untuk memecahkan suatu masalahnya. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara berpikir positif dan kreatif dengan kemampuan pemecahan pada remaja. Hipotesis penelitian ini adalah “Ada hubungan antara berpikir positif dan kreatif dengan kemampuan pemecahan masalah pada remaja”. Populasi dalam penelitian ini adalah sebagian siswa-siswi SMA Negeri I Punung kelas XI Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Data dikumpulkan dengan metode angket sedangkan alat ukurnya adalah skala berpikir positif, skala berpikir kreatif, dan skala kemampuan pemecahan masalah pada remaja. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi dua prediktor dan diperoleh nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,765 dan Fregresi sebesar 33,261 dengan p < 0,01, serta total sumbangan efektinya sebesar 58,598% hal ini menunjukkan ada hubungan yang sangat signifikan antara berpikir positif dan berpikir kreatif dengan kemampuan pemecahan masalah pada remaja. Hasil rx1y-x2 sebesar 0,327 dengan p < 0,01, serta total sumbangan efektinya sebesar 4,963% hal ini menunjukkan ada hubungan positif yang sangat signifikan antara berpikir positif dengan kemampuan pemecahan masalah. Sedangkan hasil rx2y-x1sebesar 0,648 dengan p < 0,01, serta total sumbangan efektinya sebesar 53,635% hl ini berarti ada hubungan positif yang sangat signifikn antara berpikir kreatif dengan kemampuan pemecahan masalah. Berarti masih terdapat 41,402% faktor-faktor lain yang mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah di luar variabel berpikir positif dan berpikir kreatif. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara berpikir positif dan kreatif dengan kemampuan pemecahan masalah pada remaja, Kondisi berpikir positif, berpikir kreatif, dan kemampuan pemecahan masalah tergolong sedang, hal ini artinya subjek penelitian memiliki kemampuan berpikir positif tergolong rata-rata, selain itu karena berpikir kreatif tergolong sedang sehingga dapat diartikan bahwa berpikir kreatif sudah menjadi bagian karakter kepribadian pada subjek meskipun tidak seluruhnya aspek dapat dimiliki secara optimal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Berpikir positif, kreatif, pemecahan masalah, remaja
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 02 Jun 2009 02:05
Last Modified: 17 Nov 2010 02:45
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/1945

Actions (login required)

View Item View Item