Hubungan Antara Prematuritas Dengan Angka Kejadian Asfiksia Neonatorum

Setiyo Sidik, Ari (2012) Hubungan Antara Prematuritas Dengan Angka Kejadian Asfiksia Neonatorum. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Hal Depan)
01_Halaman_Awal.pdf

Download (166kB)
[img]
Preview
PDF (Bab 1)
02_BAB_I.pdf

Download (20kB)
[img] PDF (Bab 2)
03_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (172kB)
[img] PDF (Bab 3)
04_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (478kB)
[img] PDF (Bab 4)
05_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (35kB)
[img] PDF (Bab 5)
06_BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (12kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
07_Daftar_Pustaka.pdf

Download (20kB)
[img] PDF (Lampiran)
08_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Bayi kurang bulan atau prematur dapat menimbulkan gangguan pada bayi baru lahir salah satunya adalah asfiksia neonatorum. Persalinan prematur merupakan 60% - 80% penyebab morbiditas dan mortalitas neonatal di seluruh dunia. Dan 23% dari kematian neonatus disebabkan oleh asfiksia neonatorum. Tujuan: Untuk Mengetahui adanya hubungan antara prematuritas dengan angka kejadian asfiksia neonatorum. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional. neonatus yang di rawat RSUD Dr. Moewardi Surakarta antara bulan Mei 2008 sampai dengan Mei 2011, yang di ambil secara simple random sampling hingga mencapai minimal data yang di perlukan. Terdiri dari 188 neonatus yaitu 94 neonatus dengan preterm (+) dan 94 neonatus dengan preterm (-). Digunakan catatan medik neonatus yang ditentukan oleh dokter/petugas medis yang menolong neonates untuk mengetahui diagnosis neonatus. Untuk mengetahui signifikansi hubungan antara prematuritas dengan angka kejadian asfiksia neonatorum digunakan uji Chi-Square. Hasil: Didapatkan kelompok asfiksia neonatorum (+) pada bayi dengan prematur (53 kasus), pada bayi yang tidak prematur (35 kasus). Pada kelompok asfiksia neonatorum (-) pada bayi yang lahir prematur (41 kasus) , pada bayi yang tidak premature (59 kasus). Dari analisis uji Chi-Square didapatkan p < 0.05 ( p = 0.000) dan RP = 2.259 dengan Confident interval 95% didapatkan rentang nilai RP antara 1.590-3.211. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan atau bermakna antara prematuritas dengan angka kejadian asfiksia neonatorum, diamana prematuritas akan meningkatkan risiko dua kali lipat untuk terjadinya asfiksia neonatorum. Kata Kunci : Asfiksia Neonatorum - Prematuritas.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Additional Information: Rak J500/2012-04
Uncontrolled Keywords: Asfiksia Neonatorum, Prematuritas
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran > Kedokteran
Depositing User: Mr. Edy Suparno
Date Deposited: 10 May 2012 10:24
Last Modified: 07 Jul 2012 05:39
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/18641

Actions (login required)

View Item View Item