Faktor – Faktor Internal Pasien Yang Berhubungan Dengan Sisa Makanan Di Ruang Rawat Inap Kelas Iii Rsud Kajen Kabupaten Pekalongan

PUTRI , VEMI HENDRIASSARI (2012) Faktor – Faktor Internal Pasien Yang Berhubungan Dengan Sisa Makanan Di Ruang Rawat Inap Kelas Iii Rsud Kajen Kabupaten Pekalongan. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman depan)
HALAMAN_DEPAN.pdf

Download (301kB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
BAB_I.pdf

Download (90kB)
[img] PDF (Bab II)
BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (134kB)
[img] PDF (Bab III)
BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (143kB)
[img] PDF (Bab IV)
BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (197kB)
[img] PDF (Bab V)
BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7kB)
[img] PDF (Fulltex)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Pendahuluan: Persentase sisa makanan di RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan masih melebihi standar pelayanan gizi (<25%) yaitu sisa makanan nasi 74,2%, lauk hewani 59,1%, lauk nabati 52,7% dan sayur 76,3%. Faktor-faktor yang mempengaruhi sisa makanan, salah satunya adalah faktor internal pasien meliputi usia, jenis kelamin, jenis penyakit, lama perawatan, nafsu makan, kebiasaan makan, dan motivasi pasien untuk sembuh. Faktor internal pasien secara langsung berhubungan dengan perilaku, karakteristik, keadaan psikologis, dan manajeman diri pasien yang berbeda-beda sehingga mempengaruhi pasien dalam menghabiskan makanan yang disajikan di rumah sakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor-faktor internal pasien dengan sisa makanan di ruang rawat inap kelas III RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan. Metode Penelitian: Jenis penelitian deskriptif-analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Pengambilan sampel dengan cara consecutive sampling didapat sampel penelitian 31 pasien dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi sampel. Pengambilan data untuk sisa makanan dengan menggunakan taksiran visual comstock skala 6 selama 3 hari sedangkan faktor internal (nafsu makan, kebiasaan makan, dan motivasi pasien untuk sembuh) dengan menggunakan kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah Fisher’s Exact Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien menyatakan nafsu makan kurang (64,5%) pada siang hari, kebiasaan makan pasien di rumah sakit tidak sesuai dengan di rumah (58,1%), dan pasien yang mempunyai motivasi tinggi untuk sembuh (54,8%). Ada hubungan antara nafsu makan, kebiasaan makan dan motivasi pasien untuk sembuh dengan sisa makanan. Kesimpulan: Ada hubungan nafsu makan, kebiasaan makan dan motivasi pasien untuk sembuh dengan sisa makanan dengan nilai p<0.05. Saran: Perlu diberikan penyuluhan kepada pasien untuk membantu proses penyembuhan dan memperhatikan jadwal pemberian makan sesuai dengan standar waktu penyajian makanan di rumah sakit.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Additional Information: Rak J310/2012-16
Uncontrolled Keywords: nafsu makan, kebiasaan makan, motivasi, sisa makanan
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Gizi
Depositing User: Budiman Budiman
Date Deposited: 03 May 2012 10:34
Last Modified: 05 Jul 2012 10:13
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/18489

Actions (login required)

View Item View Item