Substitusi Tepung Tempe Pada Pembuatan Kue Bolu Kukus Terhadap Kadar Protein, Tingkat Pengembangan Dan Daya

RATMAWATI , DEVI (2012) Substitusi Tepung Tempe Pada Pembuatan Kue Bolu Kukus Terhadap Kadar Protein, Tingkat Pengembangan Dan Daya. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman depan)
HALAMAN_DEPAN.pdf

Download (134kB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
BAB_I.pdf

Download (22kB)
[img] PDF (Bab II)
BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (62kB)
[img] PDF (Bab III)
BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (459kB)
[img] PDF (Bab IV)
BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (229kB)
[img] PDF (Bab V)
BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar pustaka)
DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (12kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (294kB)

Abstract

Pendahuluan: Substitusi tepung tempe adalah penggantian terhadap sebagian bahan dasar tepung terigu dalam pembuatan kue bolu kukus. Pembuatan bolu kukus cukup sederhana serta bahan dasarnya mudah diperoleh, bolu kukus mempunyai prospek pemasaran cukup baik karena hampir semua lapisan umur menyukainya. Pemanfaatan tepung tempe dalam pembuatan kue bolu kukus selain dapat meningkatkan protein pada produk juga merupakan salah satu upaya untuk mengurangi ketergantungan masyarakat akan tepung terigu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah substitusi tepung tempe mempunyai pengaruh terhadap kadar protein, tingkat pengembangan dan daya terima pada pembuatan kue bolu kukus. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 2 kali ulangan sehingga total percobaan adalah 8 satuan analisis. Perlakuan A penambahan tepung tempe 0%, perlakuan B penambahan sebesar 5%, perlakuan C penambahan sebesar 10% dan perlakuan D penambahan sebesar 15%. Kadar protein diukur menggunakan metode Kjeldahl, tingkat pengembangan diukur dengan membandingkan tinggi adonan dengan tinggi kue bolu dan daya terima diuji dengan menggunakan panelis tidak terlatih. Selanjutnya data diuji menggunakan uji Anova satu arah kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan kadar protein yang paling tinggi pada substitusi 15% sebesar 7,27±0,60, tingkat pengembangan yang paling baik pada substitusi 0% sebesar 4,66±0,50 dan uji statistik daya terima yang berbeda nyata pada tekstur sebesar 3,23. Kesimpulan: Kadar protein yang paling tinggi terdapat pada substitusi 15%, tingkat pengembangan pada pembuatan kue bolu kukus tidak menunjukkan pengaruh pada uji statistik, pada uji daya terima terhadap kesukaan keseluruhan yang paling disukai adalah substitusi 15%.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Additional Information: Rak J310/2012-13
Uncontrolled Keywords: Substitusi, tepung tempe, kue bolu kukus
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Gizi
Depositing User: Budiman Budiman
Date Deposited: 02 May 2012 10:44
Last Modified: 05 Jul 2012 10:29
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/18461

Actions (login required)

View Item View Item