Pengaruh Penambahan Neuromuscular Electrical Stimulation (Nmes) Terhadap Vo2 Max Atlet Pencak Silat Di Padepokan Pencak Silat Kartasura

Zulaikah, Candra Ayu and , Totok Budi Santoso , S.Fis , MPH and , Sugiono S.Fis.MH.Kes (2012) Pengaruh Penambahan Neuromuscular Electrical Stimulation (Nmes) Terhadap Vo2 Max Atlet Pencak Silat Di Padepokan Pencak Silat Kartasura. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman Depan)
HALAMAN_DEPAN.pdf

Download (113kB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
BAB_I.pdf

Download (125kB)
[img] PDF (Bab II)
BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (114kB)
[img] PDF (Bab III)
BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (86kB)
[img] PDF (Bab IV)
BAB_IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (143kB)
[img] PDF (Bab V)
BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (71kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (74kB)
[img] PDF (Lampiran)
lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Pencak silat adalah olahraga asli Indonesia yang membutuhkan ketahanan aerobik pada aspek permainan secara umum (Pola gerakan dan masa pemulihan). Ketahanan aerobik dapat diasosiasikan dengan kebutuhan VO2 max yang diukur dengan Multistage Fitness Test (MFT). Fisioterapi dapat meningkatkan VO2 max dengan Neuromuscular Electrical Stimulation (NMES). Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh NMES metode Grup otot terhadap VO2 max atlet pencak silat, Untuk mengetahui pengaruh NMES metode Nerve trunk terhadap VO2 max atlet pencak silat dan untuk mengetahui perbedaan pengaruh antara NMES metode grup otot dan Nerve trunk terhadap VO2 max atlet pencak silat di Padepokan Pencak Silat Kartasura. Metode: Menggunakan metode Quasi eksperimen dengan pre and post test without control group design. Jumlah responden yang dilibatkan adalah 16 orang. VO2 max diukur dengan MFT. Pemberian NMES dilakukan 3x dalam seminggu selama 6 minggu. Setiap perlakuan diberikan arus tens variable, dengan durasi fase 100 mikrodetik, frekuensi 50 ppd selama 10 menit. Hasil dan Kesimpulan: Ada pengaruh NMES metode Grup otot terhadap VO2 max atlet pencak silat, Ada pengaruh NMES metode Nerve trunk terhadap VO2 max atlet pencak silat dan ada pengaruh yang lebih baik pada NMES metode grup otot daripada Nerve trunk terhadap VO2 max atlet pencak silat di Padepokan Pencak Silat Kartasura.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Rak J110/2012-09
Uncontrolled Keywords: Neuromuscular Electrical Stimulation (NMES), Pencak Silat, VO2 max
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Fisioterapi D4
Depositing User: Ari Fatmawati
Date Deposited: 01 May 2012 05:44
Last Modified: 10 Nov 2016 06:30
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/18402

Actions (login required)

View Item View Item