Analisis Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Dalam Memenuhi Kewajibannya Setelah Fenomena Kasus Mafia Pajak (Studi Kasus KPP Pratama Di Surakarta)

VIKY M.U, APRILIA (2012) Analisis Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Dalam Memenuhi Kewajibannya Setelah Fenomena Kasus Mafia Pajak (Studi Kasus KPP Pratama Di Surakarta). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman Depan)
02._Halaman_Depan.pdf

Download (438kB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
03._BAB_I.pdf

Download (30kB)
[img] PDF (Bab II)
04._BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (79kB)
[img] PDF (Bab III)
05._BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (88kB)
[img] PDF (Bab IV)
06._BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (41kB)
[img] PDF (Bab V)
07._BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (16kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
08._Daftar_Pustaka.pdf

Download (12kB)
[img] PDF (Lampiran)
09._Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (58kB)

Abstract

Penelitian yang diajukan berjudul tentang Analisi Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Dalam Memenuhi Kewajibannya Setelah Fenomena Kasus Mafia Pajak (Studi Kasus pada KPP Pratama Surakarta). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan tingkat kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi dan Wajib Pajak Badan dalam memenuhi kewajibannya setelah fenomena kasus mafia pajak, yang terjadi pada 10 April 2009 oleh Gayus Tambunan. Populasi penelitian ini meliputi seluruh Wajib Pajak yang terdaftar di KPP Surakarta pada tahun 2009 dan tahun 2010. Teknik pengumpulan sampel yang digunakan untuk menentukan sampel adalah sampling kuota yaitu teknik untuk menentukan sampel dari populasi yang mempunyai ciri-ciri tertentu sampai jumlah (kuota) yang diinginkan. Sehingga penelitian ini menggunakan sampel untuk Wajib Pajak Orang Pribadi dan Wajib Pajak Badan saja, untuk Wajib Pajak Bendaharawan tidak digunakan menjadi sampel. Data penelitian bersifat sekunder diperoleh dari KPP Pratama Surakarta. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kepatuhan Wajib Pajak dalam memenuhi kewajibanya setelah fenomena kasus mafia pajak tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Artinya, Wajib Pajak masih patuh terhadap kewajiban perpajakannya sesuai dengan peraturan perundang-undangannya.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: penyampainan SPT, tunggakan pajak, pemeriksaan pajak, dan kasus mafia pajak
Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Depositing User: Ari Fatmawati
Date Deposited: 18 Apr 2012 10:44
Last Modified: 18 Apr 2012 10:45
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/18052

Actions (login required)

View Item View Item