Analisis Gaya Bahasa Hiperbola pada Novel Jejak Keruh Karya Hamzah Puandi Ilyas

Sarjianto, Arif (2012) Analisis Gaya Bahasa Hiperbola pada Novel Jejak Keruh Karya Hamzah Puandi Ilyas. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman Depan)
02._Halaman_Depan.pdf

Download (196kB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
03._BAB_I.pdf

Download (69kB)
[img] PDF (Bab II)
04._BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (92kB)
[img] PDF (Bab III)
05._BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (126kB)
[img] PDF (Bab IV)
06._BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (188kB)
[img] PDF (Bab V)
07._BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (71kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
08._Daftar_Pustaka.pdf

Download (113kB)
[img] PDF (Lampiran)
09._Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (50kB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan gaya bahasa yang terdapat dalam novel Jejak Keruh karya Hamzah Puandi Ilyas, mendeskripsikan gaya bahasa hiperbola yang terdapat dalam novel Jejak Keruh karya Hamzah Puandi Ilyas, mendeskripsikan makna gaya bahasa hiperbola dalam novel Jejak Keruh karya Hamzah Puandi Ilyas. Sumber data dalam penelitian ini berupa sumber data tertulis yang diperoleh dari novel Jejak Keruh karya Hamzah Puandi Ilyas. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi dan teknik catat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode padan, adapun tekniknya menggunakan teknik Pilah Unsur Penentu (PUP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertama, gaya bahasa hiperbola yang terdapat pada novel Jejak keruh karya Hamzah Puandi Ilyas sebanyak 40 buah. Kedua, makna yang dikandung dalam gaya bahasa hiperbola pada novel Jejak Keruh karya Hamzah Puandi Ilyas sebagai berikut. gelap mencokol yang berarti keadaan langit yang sangat mendung atau tertutup awan hitam, gumpalan kecemasan yang bermakna menggambarkan kondisi seseorang yang sedang mengalami kecemasan atau kekhawatiran yang luar biasa, terbakar amarah yang bermakna emosi yang tinggi, perutnya beberapa kali membunyikan gendang yang berarti sedang mengalami kelaparan, dan lain-lain.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Additional Information: Rak A310/2012-20
Uncontrolled Keywords: gaya bahasa hiperbola, novel Jejak Keruh
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Depositing User: Ari Fatmawati
Date Deposited: 10 Apr 2012 11:08
Last Modified: 19 Jun 2012 06:30
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/17810

Actions (login required)

View Item View Item