TUGAS AKHIR PENGARUH PERUBAHAN KECEPATAN ALIRAN UDARA PENGERING TERHADAP KUALITAS KAYU SUREN, SENGON DAN MAHONI

ENDRATMA , MUH RAGIL (2008) TUGAS AKHIR PENGARUH PERUBAHAN KECEPATAN ALIRAN UDARA PENGERING TERHADAP KUALITAS KAYU SUREN, SENGON DAN MAHONI. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
D200010138.pdf

Download (91kB)
[img] PDF
D200010138.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (783kB)

Abstract

Dewasa ini kebutuhan akan kayu meningkat, kebutuhan akan kualitas kayu yang bagus juga meningkat. Melihat kondisi seperti ini penulis merasa perlu dilakukan sebuah penelitian untuk mengetahui sejauh mana kayu-kayu tersebut dapat ditingkatkan kualitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penurunan kadar air, kondisi fisik, kekuatan tekan dan geser dari masing–masing sample jenis kayu Suren, Sengon dan Mahoni setelah diperlakukan dengan pemanasan dengan variasi kecepatan aliran udara pengering. Kemudian setelah itu akan didapati kecepatan aliran udara pengering yang optimal. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah specimen dari kayu Suren, Sengon dan Mahoni. Ketiga jenis kayu tersebut diperlakukan pemanasan dengan suhu pemanas 40° C, kemudian divariasikan dengan kecepatan aliran udara pengering 1 m/s, 2 m/s, dan 3 m/s. Kemudian hasil dari proses pengeringan tersebut di analisa penurunan kadar air, kondisi fisik kayu, kekuatan tekan dan geser. Proses penelitian ini melalui beberapa tahap. Pemanas dikondisikan pada temperatur 400 dan waktu pemanasan selama 1 jam konstan, kemudian dihembuskan udara panas kedalam ruang pengering dengan kecepatan awal 1 m/s. Kemudian divariasikan dengan kecepatan 2 m/s dan 3 m/s. Specimen dari ketiga variasi tersebut yang nantinya akan di analisa hasilnya. Data hasil pengeringan menunjukkan untuk variasi kecepatan aliran udara pengering 1 m/s penurunan kadar air rata-rata pada kayu Suren, Sengon dan Mahoni berturut-turut 4,62%, 0,54%, dan 2,75%. Untuk kondisi pecah permukaan kayu 33,33%, 0 %, dan 25%. Variasi kecepatan 2 m/s penurunan kadar air rata-rata 2,67%, 0,833%, dan 2%. Untuk kondisi pecah permukaan kayu 33,33%, 0%, 66,67%. Variasi kecepatan 3 m/s penurunan kadar air ratarata 5,83%, 0,667%, dan 3,33%. Untuk kondisi pecah permukaan kayu 66,67%, 0%, dan 66,67 %. Hasil pengujian geser menunjukkan nilai tekanan maksimal rata-rata untuk kayu Suren, Sengon dan Mahoni berturut-turut 2030 Kgf, 1078,33Kgf, dan 1613,33 Kgf. Untuk pengujian desak menunjukkan nilai maksimal rata-rata 8100 Kgf, 5416,67 Kgf, dan 8400 Kgf.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pengering kayu, kecepatan aliran udara pengering, kadar air, pecah permukaan, uji tekan, uji geser
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 28 May 2009 01:23
Last Modified: 17 Nov 2010 04:15
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/1727

Actions (login required)

View Item View Item