Interaksi Obat Pada Pasien Diabetes Melitus Dengan Penyakit Penyerta Hipertensi Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Islam Surakarta (Rsis) Tahun 2004-2005

HENDRASWARA , ANOM PRAMUDYA (2007) Interaksi Obat Pada Pasien Diabetes Melitus Dengan Penyakit Penyerta Hipertensi Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Islam Surakarta (Rsis) Tahun 2004-2005. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman depan)
HALAMAN_DEPAN.pdf

Download (177kB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
BAB_I.pdf

Download (111kB)
[img] PDF (Bab II)
BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (38kB)
[img] PDF (bab III)
BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (86kB)
[img] PDF (Bab IV)
BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (22kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar pustaka)
DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (34kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (107kB)

Abstract

Meningkatnya jumlah penggunaan obat-obat yang digunakan dalam pengobatan memungkinkan terjadinya interaksi obat, apalagi pasien yang menderita lebih dari satu macam penyakit. Interaksi obat dapat merugikan pasien tetapi ada juga yang menguntungkan, maka interaksi obat harus diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peresepan obat pada pasien Diabetes Melitus (DM) dengan penyakit penyerta hipertensi dan mengetahui interaksi obat yang terjadi pada pasien DM dengan penyakit penyerta hipertensi di Instalasi Rawat Inap RSIS tahun 2004-2005. Penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif non eksperimental dan pengambilan data dilakukan secara retrospektif terhadap kartu rekam medik dan buku register. Penentuan subyek dilakukan dengan cara mendata pasien DM dengan penyakit penyerta hipertensi di Instalasi Rawat Inap RSIS Surakarta pada tahun 2004-2005 dan diperoleh subyek 20 pasien DM dengan penyakit penyerta hipertensi. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 85% pasien perempuan dan 15% pasien laki-laki yang menderita DM dengan penyakit penyerta hipertensi. Pasien DM dengan penyakit penyerta hipertensi terbanyak berusia 20-65 tahun (90%). Jenis obat DM yang sering digunakan adalah insulin (50%). Jenis obat hipertensi yang sering digunakan adalah furosemid (60%). Jenis obat lain yang sering digunakan adalah ranitidin yang merupakan golongan obat saluran cerna (80%). Terdapat 35 kasus interaksi obat dengan 24 kasus interaksi obat dengan tingkat signifikansi level 3, 8 kasus interaksi obat dengan tingkat signifikansi level 2 dan 3 kasus interaksi obat dengan tingkat signifikansi level 1.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Interaksi obat, diabetes melitus, hipertensi.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Budiman Budiman
Date Deposited: 20 Jan 2012 10:46
Last Modified: 20 Jan 2012 10:46
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/16572

Actions (login required)

View Item View Item