Analisis Tingkat Kesehatan Koperasi di Kabupaten Pacitan Berdasarkan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM RI No. 20 Tahun 2008

WIJIASTUTI , LILIK (2011) Analisis Tingkat Kesehatan Koperasi di Kabupaten Pacitan Berdasarkan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM RI No. 20 Tahun 2008. Thesis thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman depan)
Bagian_Awal_Tesis.pdf

Download (72kB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
BAB_I.pdf

Download (24kB)
[img] PDF (Bab II)
BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (96kB)
[img] PDF (Bab III)
BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (100kB)
[img] PDF (Bab IV)
BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (115kB)
[img] PDF (Bab V)
BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (15kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar pustaka)
DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (11kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9kB)

Abstract

Analisis Kinerja Koperasi akan memperlihatkan kemampuan kinerja koperasi dalam menghasilkan sesuatu, prestasi yang akan dicapai, dan kemampuan manajemen serta usaha koperasi. Salah satu alat analisis kinerja koperasi adalah melalui penilaian kesehatan koperasi tersebut. Analisis penilaian kesehatan digunakan untuk mengukur tingkat kesehatan koperasi khususnya untuk Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam Koperasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat kesehatan koperasi dilihat dari kinerja keuangan dan kebijakan apa saja yang dapat diambil berdasarkan hasil penilaian kesehatan tersebut. Penelitian dilakukan dengan mengambil data berdasarkan kondisi keuangan dan kelembagaan di tahun 2010, dengan mengambil sampel sebanyak 30 koperasi di Kabupaten Pacitan. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa tingkat kesehatan KSP/USP pada 30 koperasi sampel dari penelitian adalah bahwa satu koperasi pada rentang nilai 80 hingga 100 dan memperoleh predikat sehat, satu koperasi pada rentang nilai 40 hingga 60 dan memperoleh predikat kurang sehat, dan dua puluh delapan koperasi lainnya pada rentang nilai 60 hingga 80 dan memperoleh predikat cukup sehat. Dari ketujuh aspek penilaian kesehatan, aspek yang menyebabkan rendahnya tingkat kesehatan adalah pada aspek manajemen, likuiditas, kemandirian dan jati diri koperasi. Sedangkan pada aspek permodalan, kualitas aktiva produktif dan efisiensi memperoleh skor yang relative tinggi.

Item Type: Karya ilmiah (Thesis)
Uncontrolled Keywords: permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, likuiditas, kemandirian, efisiensi dan jati diri
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Pasca Sarjana > Magister Manajemen
Depositing User: Budiman Budiman
Date Deposited: 21 Dec 2011 10:21
Last Modified: 21 Dec 2011 10:21
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/16229

Actions (login required)

View Item View Item