Studi Korelasi Antara Persepsi Terhadap Lingkungan Sosial Dengan Motivasi Menjadi Pengamen

HAYU, DIAH PRIBADINING (2011) Studi Korelasi Antara Persepsi Terhadap Lingkungan Sosial Dengan Motivasi Menjadi Pengamen. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Hal Depan)
HALAMAN_DEPAN.pdf

Download (107kB)
[img]
Preview
PDF (Bab 1)
BAB_I.pdf

Download (30kB)
[img] PDF (Bab 2)
BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (105kB)
[img] PDF (Bab 3)
BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (137kB)
[img] PDF (Bab 4)
BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (92kB)
[img] PDF (Bab 5)
BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (16kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (12kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (290kB)

Abstract

Fenomena merebaknya pengamen yang dalam beberapa tahun terakhir ini terjadi merupakan suatu masalah yang perlu untuk diteliti. Dalam penelitian ini penyebab timbulnya pengamen lebih difokuskan pada persepsi dan motivasi seseorang, apakah pola persepsi individu terhadap lingkungan sosialnya berpengaruh bagi tindakan atau motivasi orang tersebut untuk menjadi pengamen ataukah tidak, karena jika ternyata persepsi sangat berpengaruh terhadap motivasi menjadi pengamen maka hal yang dapat dilakukan untuk memberantas pengamen adalah dengan mengubah pola pikir atau persepsi mereka agar mereka tidak lagi menjalani aktivitas mengamen dan berusaha lebih giat untuk bekerja mencari nafkah dengan jalan yang sesuai dengan norma sosial yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara persepsi terhadap lingkungan sosial dengan motivasi menjadi pengamen. Hipotesis yang di ajukan adalah ada hubungan negatif antara persepsi terhadap lingkungan sosial dengan motivasi menjadi pengamen, artinya bila persepsi seseorang terhadap lingkungan sosialnya positif maka semakin rendah tingkat motivasi seseorang untuk menjadi pengamen, sebaliknya bila persepsi seseorang terhadap lingkungan sosialnya negatif maka semakin tinggi tingkat motivasi seseorang untuk menjadi pengamen.Teknik sampling yang digunakan dalam memperoleh sampel adalah Quota Incidental Non Random Sampling dengan subjek sebanyak 80 orang pengamen. Alat ukur yang digunakan adalah skala persepsi terhadap lingkungan sosial dan skala motivasi menjadi pengamen. Hasil analisis data dengan menggunakan teknik korelasi Product Moment dari Pearson diperoleh (r) sebesar 0,760 dengan p<0,01, yang berarti dapat disimpulkan ada hubungan positif antara persepsi terhadap lingkungan sosial dengan motivasi menjadi pengamen, artinya semakin positif persepsi seseorang bahwa pengamen diterima di lingkungan sosialnya maka semakin tinggi pula motivasi orang tersebut untuk menjadi pengamen. Sumbangan efektif variabel persepsi terhadap lingkungan sosial bagi motivasi menjadi pengamen adalah sebesar 57,8 %, yang ditunjukkan oleh koefisien determinan (r²)= 0,578 sehingga masih terdapat 42,2% faktor-faktor lain yang mempengaruhi motivasi menjadi pengamen, yang berarti dapat disimpulkan bahwa persepsi terhadap lingkungan sosial mempunyai peran untuk mempengaruhi motivasi menjadi pengamen yaitu sebesar 57,8 % dan masih ada 42,2% variabel lain yang mempengaruhi motivasi menjadi pengamen diluar variabel persepsi terhadap lingkungan sosial, seperti strata ekonomi yang rendah, minimnya ketrampilan kerja, tingkat pendidikan yang rendah, adanya keretakan keluarga dan kurangnya pemahaman agama. Kata Kunci: Persepsi Terhadap Lingkungan Sosial, Motivasi Menjadi Pengamen.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Persepsi, Lingkungan, Sosial, Motivasi, Pengamen
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Mr. Edy Suparno
Date Deposited: 09 Dec 2011 11:02
Last Modified: 09 Dec 2011 11:02
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/15931

Actions (login required)

View Item View Item