Analisa Investasi dan Kebutuhan Perumahan Ditinjau dari Manajemen Keuangan di Kecamatan Laweyan kota Surakarta

Aryadhi, Slamed (2011) Analisa Investasi dan Kebutuhan Perumahan Ditinjau dari Manajemen Keuangan di Kecamatan Laweyan kota Surakarta. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Hal Depan)
02._COVER_-_ABSTRAK.pdf

Download (292kB)
[img]
Preview
PDF (Bab 1)
03._BAB_I.pdf

Download (48kB)
[img] PDF (Bab 2)
04._BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (77kB)
[img] PDF (Bab 3)
05._BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (259kB)
[img] PDF (Bab 4)
06._BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (45kB)
[img] PDF (Bab 5)
07._BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (400kB)
[img] PDF (Bab 6)
08._BAB_VI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (44kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
09._DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (36kB)

Abstract

Kebutuhan akan rumah penduduk di Solo khususnya di Kecamatan Laweyan terbilang tinggi, untuk itu perlu ada penangan khusus untuk memenuhi kebutuhan akan rumah agar tercipta lingkungan yang tertib dan terhindar dari adanya permukiman kumuh. Dari data hunian liar tak berijin (tak bersertifikat) se-kecamatan Laweyan tahun 2009, diperoleh hasil yaitu 5 kelurahan dari 11 kelurahan yang ada di kecamatan Laweyan Kota Surakarta masih terdapat hunian-hunian liar yang tidak berijin. Dengan kondisi seperti itu, maka diperlukan solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Bisnis perumahan merupakan usaha yang dilakukan oleh pengembang dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan atas investasi yang ditanamkan. Proyek investasi umumnya memerlukan dana yang cukup besar dan mempengaruhi perusahaan dalam jangka waktu yang cukup panjang, karena itu perlu dilakukan studi kelayakan yang berhati-hati agar jangan sampai proyek tersebut setelah terlanjur menginvestasikan dana yang sangat besar, ternyata proyek tersebut tidak menguntungkan. Sebelum dilaksanakan proyek tersebut perlu dilakukan suatu analisa kelayakan untuk mengetahui tingkat kelayakan dan analisa investasi untuk memperoleh keuntungan, sehingga dapat diketahui tingkat kelayakan dari investasi tersebut. Untuk pengambilan keputusan tentang layak tidaknya suatu investasi, perlu diadakan tentang kelayakan investasi yang meliputi aspek pasar, aspek teknis, aspek sosial ekonomi, aspek hokum, dan aspek lingkungan. Dari hasil perhitungan diperoleh periode pengembalian aliran kas rata-rata adalah 21 bulan 21 hari dan periode pengembalian aliran kas tidak tetap selama 19 bulan 14 hari., umur investasi 24 bulan, jadi investasi layak. Pengembalian atas investasi (ROI) sebelum pajak sebesar 4,62% per bulan atau 55,47 per tahun dan pengembalian atas investasi sesudah pajak sebesar 4,17% per bulan atau 50% per tahun. Net Pesent Value Rp 830.452.998,85; NPV<0 (proyek layak). Pada arus pengembalian (IRR) sebesar 23,707%; 23,707%>14% (proyek layak). Benefit cost ratio 1, 0937>1 (investasi proyek layak). Break event point tercapai pada saat bangunan terjual seluas 7797,15 m2 sedangkan luas bangunanyang tersedia 9377,5 m2 (investasi layak). Dapat diambil kesimpulan berdasarkan hasil di atas bahwa proyek investasi perumahan ini layak secara finansial. Kata kunci : investasi, analisa kelayakan, PP, ROI, NPV, IRR, BCR, BEP.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Additional Information: RAK D100/2011 - 24
Uncontrolled Keywords: investasi, analisa kelayakan, PP, ROI, NPV, IRR, BCR, BEP
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Edy Suparno
Date Deposited: 06 Dec 2011 10:47
Last Modified: 01 Oct 2018 04:57
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/15831

Actions (login required)

View Item View Item