ANALISIS WACANA KELUHAN DALAM SURAT PEMBACA HARIAN SUARA MERDEKA EDISI BULAN APRIL 2011

PUSPITA, HELYNDA DIAN (2011) ANALISIS WACANA KELUHAN DALAM SURAT PEMBACA HARIAN SUARA MERDEKA EDISI BULAN APRIL 2011. Diploma thesis, universitas muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (haldepan)
02._Halaman_Depan.pdf

Download (765kB)
[img]
Preview
PDF (bap1)
03._BAB_I.pdf

Download (71kB)
[img] PDF (bap2)
04._BAB_II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (82kB)
[img] PDF (bap3)
05._BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (70kB)
[img] PDF (bap4)
06._BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (203kB)
[img] PDF (bap5)
07._BAB_V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (71kB)
[img]
Preview
PDF (daftarpustaka)
08._Daftar_Pustaka.pdf

Download (65kB)
[img] PDF (lampiran)
09._Lampiran-lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (11MB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) mendeskripsikan tindak tutur yang terdapat pada wacana keluhan dalam surat pembaca harian Suara Merdeka edisi bulan April 2011, dan 2) mendeskripsikan konteks yang mempengaruhi penggunaan bahasa pada wacana keluhan dalam surat pembaca harian Suara Merdeka edisi bulan April 2011. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah wacana keluhan dalam surat pembaca harian Suara Merdeka edisi bulan April 2011. Subjek penelitian ini adalah tindak tutur dan konteks wacana keluhan dalam surat pembaca harian Suara Merdeka edisi bulan April 2011. Sumber data penelitian ini berupa data tertulis yang terdapat pada wacana keluhan dalam surat pembaca harian Suara Merdeka edisi bulan April 2011. Data penelitian ini berupa kalimat yang mengandung tindak tutur dan konteks. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik pustaka, simak, dan catat. Tindak tutur wacana keluhan dalam surat pembaca harian Suara Merdeka edisi bulan April 2011 terdiri dari tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Tindak tutur lokusi dalam wacana keluhan adalah tindak tutur untuk menyatakan sesuatu. Tindak tutur ilokusi merupakan tekanan atau kekuatan kehendak orang lain yang terungkap dengan kata kerja, seperti menyuruh, memaksa, mendikte, dan sebagainya. Tindak tutur perlokusi adalah tindak tutur yang penuturannya dimaksudkan untuk mempengaruhi lawan tutur. Konteks pada wacana keluhan meliputi latar, partisipan, tujuan, topik pembicaraan, suasana tutur, norma, dan jenis wacana. Latar mengacu pada tempat wacana itu ditulis, yaitu dalam surat kabar. Partisipan meliputi penutur dan mitratutur. Tujuan dari wacana keluhan adalah sebagai alat informasi, sedangkan topik pembicaraan yang ada pada wacana keluhan adalah penutur menyampaikan keluhan karena merasa kecewa dengan sesuatu. Wacana keluhan dalam surat pembaca harian Suara Merdeka disampaikan dengan sarana tulis. Hal ini ikut mempengaruhi norma-norma yang ada apabila menyampaikan keluhan lewat sarana tulis. Jenis wacana yang ada pada wacana keluhan meliputi wacana persuasi dan wacana informasi.

Item Type: Karya ilmiah (Diploma)
Uncontrolled Keywords: tindak tutur, lokusi, ilokusi, perlokusi, konteks.
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Depositing User: Edy Suparno
Date Deposited: 22 Nov 2011 10:34
Last Modified: 22 Nov 2011 10:34
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/15559

Actions (login required)

View Item View Item