PENENTUAN UPAH INSENTIF TENAGA KERJA BERDASARKAN OUTPUT STANDAR UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA DENGAN PERBANDINGAN UMR (Studi Kasus di PT. Aneka Adhilogam Karya Batur-Ceper Klaten)

WIDIATMOKO , ADHE CITRA (2007) PENENTUAN UPAH INSENTIF TENAGA KERJA BERDASARKAN OUTPUT STANDAR UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA DENGAN PERBANDINGAN UMR (Studi Kasus di PT. Aneka Adhilogam Karya Batur-Ceper Klaten). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman depan)
HALAMAN_DEPAN.pdf

Download (87kB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
BAB_I.pdf

Download (18kB)
[img] PDF (Bab II)
BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (68kB)
[img] PDF (Bab III)
BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (36kB)
[img] PDF (Bab IV)
BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (143kB)
[img] PDF (Bab V)
BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (14kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (47kB)

Abstract

Perusahaan pengecoran PT. Aneka Adhilogam Karya di Klaten merupakan perusahaan pengecoran logam yang dalam produksinya memproduksi banyak sekali jenis produk. Pada perusahaan ini penerapan upah insentif sebagai salah satu cara untuk meningkatkan semangat kerja kurang diperhatikan, sebagai akibatnya pemberian upah insentif dijalankan hanya dengan berpedoman terhadap pengalaman yang lalu atau bahkan dengan cara coba-coba. Dengan melihat permasalahan yang ada di perusahaan ini, maka perlu diadakan penelitian untuk menentukan upah insentif dengan terlebih dahulu melakukan pengukuran waktu kerja. Dalam menentukan upah insentif, pengukuran kerja dengan menggunakan metode jam henti dilakukan guna menentukan waktu siklus, waktu normal, waktu baku, dan output standar untuk masing-masing proses. Dengan demikian upah insentif untuk masing-masing proses dapat ditentukan. Pada akhirnya dari hasil perhitungan didapatkan susunan upah insentif untuk masing-masing proses adalah sebagai berikut : pada proses pembuatan cetakan pekerja menerima upah insentif jika melebihi jumlah produk yang dihasilkan per hari yaitu 55 cetakan, pada proses penuangan menerima upah insentif jika melebihi jumlah produk yang dihasilkan per harinya yaitu 408 unit, pada proses pembongkaran menerima upah insentif jika melebihi jumlah produk yang dihasilkan per harinya yaitu 172 unit, pada proses pembubutan pekerja menerima upah insentif jika melebihi jumlah produk yang dihasilkan per harinya yaitu 31 unit, pada proses pengeboran menerima upah insentif jika melebihi jumlah produk yang dihasilkan per hari yaitu 52, pada proses finishing menerima upah insentif jika melebihi jumlah produk yang dihasilkan per hari yaitu 61.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : pengukuran waktu kerja, produktivitas, dan upah insentif
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri
Depositing User: Budiman Budiman
Date Deposited: 26 Oct 2011 09:59
Last Modified: 26 Oct 2011 09:59
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/15240

Actions (login required)

View Item View Item