HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSI DENGAN PERILAKU MELANGGAR PERATURAN LALU LINTAS PADA PENGENDARA SEPEDA MOTOR

Sagita, Enok Dewi (2008) HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSI DENGAN PERILAKU MELANGGAR PERATURAN LALU LINTAS PADA PENGENDARA SEPEDA MOTOR. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img] PDF
F100030096.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (842kB)

Abstract

Kecelakaan lalu lintas pada umumnya terjadi karena berbagai faktor penyebab. Faktor dari dalam diri manusia seperti emosi juga dapat mempengaruhi terjadinya kecelakaan maupun pelanggaran-pelanggaran tersebut. Faktor manusia dipengaruhi oleh kecerdasan emosi, yaitu kemampuan mengenali perasaan kita sendiri dan perasaan orang lain, kemampuan memotivasi diri sendiri, dan kemampuan mengelola emosi dengan baik pada diri sendiri dan dalam hubungan dengan orang lain. Kecerdasan emosi ini sangat mempengaruhi kehidupan seseorang secara keseluruhan mulai dari kehidupan keluarga, pekerjaan, sampai interaksi lingkungan sosial, termasuk dalam penyerapan dan penerapan norma-norma lalu lintas serta rasa tanggung jawab terhadap nyawa diri sendiri maupun orang lain di jalan raya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosi dengan perilaku melanggar peraturan lalu lintas pada pengendara sepeda motor. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan negatif antara kecerdasan emosi dengan perilaku melanggar peraturan lalu lintas pada pengendara sepeda motor. Populasi penelitian ini adalah seluruh seluruh siswa XI SMA Negeri 14 Semarang. Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI. A1, XI. A2, dan XI. S1 berjumlah 128 siswa. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala kecerdasan emosi dan skala perilaku melanggar peraturan lalu lintas. Analisis data menggunakan teknik analisis korelasi product moment. Hasil analisis data dengan menggunakan teknik analisis korelasi product moment Pearson diperoleh nilai (r) sebesar –0,465; p=0,000 (p<0,01). Kecerdasan emosi pada subjek penelitian tergolong tinggi ditunjukkan oleh rerata empirik sebesar 108,228 dan rerata hipotetik sebesar 92,5. Perilaku melanggar peraturan lalu lintas pada subjek penelitian tergolong sedang ditunjukkan oleh rerata empirik sebesar 96,020 dan rerata hipotetik sebesar 92,5. Sumbangan efektif variabel kecerdasan emosi dengan perilaku melanggar peraturan lalu lintas sebesar r² =0,216 (21,6%). Hal ini berarti masih terdapat 78,4%. variabel lain yang mempengaruhi perilaku melanggar peraturan lalu lintas di luar variabel kecerdasan emosi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara kecerdasan emosi dengan perilaku melanggar peraturan lalu lintas pada pengendara sepeda motor. Semakin tinggi kecerdasan emosi seseorang, maka semakin rendah perilaku melanggar peraturan lalu lintas, dan semakin rendah kecerdasan emosi, maka semakin tinggi perilaku melanggar peraturan lalu lintas.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Perilaku Melanggar Lalu Lintas
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Edy Suparno
Date Deposited: 22 May 2009 08:48
Last Modified: 17 Nov 2010 05:37
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/1509

Actions (login required)

View Item View Item