UJI EKSPERIMENTAL KARAKTERISTIK BIOMASS OIL SLURRY FUEL (Jerami Padi - Minyak Tanah - Air - CMC 1%)

H, AFIN KURNIAWAN BUDI (2007) UJI EKSPERIMENTAL KARAKTERISTIK BIOMASS OIL SLURRY FUEL (Jerami Padi - Minyak Tanah - Air - CMC 1%). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img] PDF
D200030022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (902kB)

Abstract

Bahan bakar minyak khususnya minyak tanah memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan ini, akan tetapi dengan sifatnya yang tidak dapat diperbaharui, lama-kelamaan cadangan minyak di dalam perut bumi akan habis. Oleh sebab itu diperlukan usaha untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak dengan cara menambahkan bahan bakar lain yang dapat diperbaharui. Biomass merupakan bahan yang dapat diperbaharui dan jika dicampur dengan minyak tanah dapat dijadikan bahan bakar alternatif yaitu biomass oil slurry. Dalam penelitian ini biomass yang digunakan adalah jerami padi, yang mana dibuat serbuk dengan ukuran partikel sebesar 200 mesh (75μm). Formulasi biomass oil slurry yang diteliti terdiri dari jermai padi, minyak tanah, air dan larutan stabiliser yang dicampur menjadi satu. Larutan stabiliser yang digunakan adalah CMC (Carboxyl Methyl Cellulose) dengan kadar 1%. Pengujian stabilitas dilakukan untuk mengetahui berapa lama stabilnya biomass oil slurry untuk tidak mengendap/menggumpal. Untuk mengetahui sifat/kalakuan rheology, pengujian menggunakan Haake Viscotester VT5L dengan 10 variasi kecepatan (5, 6, 10, 12, 20, 30, 50, 60, 100, 200 rpm). Pengujian karakteristik pengkabutan dan pembakaran menggunakan nosel jenis percampuran luar. Pada pengujian pengkabutan dan pembakaran ini akan membandingkan antara karakteristik pengkabutan dan pembakaran biomass oil slurry dengan minyak tanah. Dari hasil eksperimen beberapa formulasi biomass oil slurry yang dibuat, kestabilan yang paling lama dicapai hingga hari ke13 pada formulasi: 20% jerami padi – 55% minyak tanah – 15% air – 10% larutan CMC. Pada pengujian rheology-nya biomass oil slurry menunjukkan sifat fluida non-Newtonian dengan kelakuan pseudoplastic. Sedangkan dalam pengujian pengkabutan dan pembakaran karakteristik semburan biomass oil slurry tidak terlalu jauh berbeda dengan semburan minyak tanah, tetapi untuk temperatur nyala api maksimal yang dihasilkan biomass oil slurry lebih rendah daripada minyak tanah yaitu 345 oC. Hal ini disebabkan nilai kalor dari biomass oil slurry lebih rendah yaitu 5657,89 kal/gr.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Biomass oil slurry, bahan bakar, stabilitas, rheology
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Users 10 not found.
Date Deposited: 22 May 2009 08:07
Last Modified: 17 Nov 2010 05:40
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/1495

Actions (login required)

View Item View Item