PERILAKU MENYONTEK SISWA DITINJAU DARI KECENDERUNGAN LOCUS OF CONTROL

Musslifah, Anniez Rachmawati (2008) PERILAKU MENYONTEK SISWA DITINJAU DARI KECENDERUNGAN LOCUS OF CONTROL. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img] PDF
F100030093.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (524kB)

Abstract

Perilaku menyontek atau cheating merupakan salah satu fenomena pendidikan yang sering dan bahkan selalu muncul menyertai aktivitas proses belajar mengajar. Perilaku menyontek atau cheating adalah perbuatan yang dilakukan oleh seseorang secara ilegal atau tidak sah atau curang untuk tujuan yang sah atau terhormat, yang bertujuan memperoleh suatu keberhasilan atau menghindari kegagalan dalam menyelesaikan tugas akademik terutama yang berkaitan dengan evaluasi atau ujian hasil belajar. Pelajar yang terbiasa menyontek akan senang menggantungkan pencapaian hasil belajarnya pada orang lain atau sarana tertentu dan bukan pada kemampuan dirinya sendiri. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku menyontek adalah kecenderungan locus of control. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan perilaku menyontek siswa ditinjau dari kecenderungan locus of control dan perbedaan perilaku menyontek ditinjau dari perbedaan jenis kelamin. Hipotesis yang diajukan adalah ada perbedaan perilaku menyontek ditinjau dari kecenderungan locus of control, dan ada perbedaan perilaku menyontek ditinjau dari perbedaan jenis kelamin. Subjek dalam penelitian adalah siswa-siswi SMA Negeri 1 Widodaren terdiri 2 kelas dari kelas XI dengan karakteristik: berusia antara 16 sampai 18 tahun. Jumlah sampel keseluruhan sebanyak 70 orang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster random sampling artinya pengambilan sampel dengan cara perkelas dan memberikan peluang yang sama pada setiap anggota populasi untuk dijadikan sampel dalam penelitian. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala perilaku menyontek dan skala kecenderungan locus of control. Hasil analisis dengan menggunakan teknik analisis variansi dua jalur diperoleh nilai R2 sebesar 0,079 dan FA sebesar 5,961 dengan p=0,016 (p<0,05) yang berarti ada perbedaan yang signifikan antara perilaku menyontek siswa ditinjau dari kecenderungan locus of control. Hasil analisis juga menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hal perilaku menyontek ditinjau dari perbedaan jenis kelamin dengan nilai F sebesar 2,813 dengan p=0,094 (p>0,05). Berdasarkan hasil analisis diketahui variabel locus of control mempunyai rerata empirik sebesar 111,171 dan rerata hipotetik sebesar 95 yang berarti kategori locus of control pada subjek penelitian cenderung internal. Sedangkan variabel perilaku menyontek diketahui rerata empirik sebesar 92,843 dan rerata hipotetik sebesar 95 yang berarti perilaku menyontek pada subjek penelitian tergolong sedang. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan perilaku menyontek siswa yang berlocus of control internal dengan siswa yang berlocus of control eksternal. Semakin internal locus of control siswa, maka semakin jarang perilaku menyontek dilakukan, sebaliknya semakin eksternal locus of control siswa, maka akan semakin sering perilaku menyontek dilakukan. Hal ini berarti variabel locus of control mencakup aspekaspek yang ada di dalamnya dapat dijadikan sebagai prediktor untuk memprediksi atau mengukur perilaku menyontek.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: menyontek, Locus of Control
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
B Philosophy. Psychology. Religion > BJ Ethics
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Edy Suparno
Date Deposited: 22 May 2009 08:13
Last Modified: 17 Nov 2010 05:41
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/1493

Actions (login required)

View Item View Item