KORELASI KANDUNGAN FENOLIK DAN AKTIVITAS ANTIRADIKAL EKSTRAK ETANOL DAUN EMPAT TANAMAN OBAT INDONESIA (Piper bettle, Sauropus androgynus, Averrhoa bilimbi, dan Guazuma ulmifolia)

WIRAWATI, RIRIN (2011) KORELASI KANDUNGAN FENOLIK DAN AKTIVITAS ANTIRADIKAL EKSTRAK ETANOL DAUN EMPAT TANAMAN OBAT INDONESIA (Piper bettle, Sauropus androgynus, Averrhoa bilimbi, dan Guazuma ulmifolia). Skripsi thesis, Univerversitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman Depan)
COVER-INTISARI.pdf

Download (5MB)
[img]
Preview
PDF (Bab 1)
BAB_1.pdf

Download (135kB)
[img] PDF (Bab II)
BAB_2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (112kB)
[img] PDF (Bab III)
BAB_3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] PDF (BaB IV)
BAB_4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
DAPUS.pdf

Download (31kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (285kB)

Abstract

Senyawa antioksidan mampu menstabilkan radikal bebas dengan melengkapi kekurangan elektron yang dimiliki radikal bebas, dan menghambat terjadinya reaksi berantai dari pembentukan radikal bebas. Fenolik merupakan senyawa yang memiliki kemampuan untuk merubah atau mereduksi radikal bebas dan juga sebagai antiradikal bebas. Penelitian ini dilakukan untuk melihat korelasi antara kadar fenolik total terhadap aktivitas penangkap radikal ekstrak etanol daun Piper betle, Sauropus androgynus, Averrhoa bilimbi, dan Guazuma ulmifolia. Penentuan aktivitas antiradikal dilakukan dengan metode DPPH (1,1- difenil-2-pikrilhidrazil) terhadap ekstrak etanol daun Piper betle, Sauropus androgynus, Averrhoa bilimbi, dan Guazuma ulmifolia. Absorbansi dibaca pada λ 517,6 nm pada waktu 30 menit. Penelitian dilanjutkan dengan penetapan kadar fenolik total yang dinyatakan dalam Gallic Acid Equivalent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sirih (IC50 = 22,067 μg/ml; GAE = 210,11 mg/g sampel) mempunyai aktivitas antiradikal lebih besar dibandingkan ekstrak etanol daun jati belanda (IC50 = 126,29 μg/ml; GAE = 95,465 mg/g sampel), ekstrak etanol daun belimbing wuluh (IC50 = 112,82 μg/ml; GAE = 64,84 mg/g sampel), dan ekstrak etanol daun katuk (IC50 = 310,82 μg/ml; GAE = 42,79 mg/g sampel). Koefisien korelasi dari persamaan regresi linier antara IC50 dan kadar fenolik total dalam GAE menunjukkan 64,9% aktivitas antiradikal ekstrak disumbangkan oleh kandungan fenolik totalnya.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Piper betle, Sauropus androgynus, Averrhoa bilimbi, Guazuma ulmifolia, antiradikal, fenolik, DPPH.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Esti Handayani
Date Deposited: 03 Oct 2011 10:47
Last Modified: 03 Oct 2011 11:00
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/14911

Actions (login required)

View Item View Item