HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN TENTANG SERAT MAKANAN, PENDAPATAN ORANG TUA DAN BESAR UANG SAKU DENGAN KONSUMSI SERAT MAKANAN (DIETARY FIBER) PADA REMAJA DI SMK DWIJA DHARMA BOYOLALI

INDRIYANI, LILIK (2011) HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN TENTANG SERAT MAKANAN, PENDAPATAN ORANG TUA DAN BESAR UANG SAKU DENGAN KONSUMSI SERAT MAKANAN (DIETARY FIBER) PADA REMAJA DI SMK DWIJA DHARMA BOYOLALI. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman Depan)
COVER-INTISARI.pdf

Download (354kB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
BAB_1.pdf

Download (18kB)
[img] PDF (Bab II)
BAB_2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (119kB)
[img] PDF (Bab III)
BAB_3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (119kB)
[img] PDF (Bab IV)
BAB_4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (96kB)
[img] PDF (Bab V)
BAB_5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (14kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (716kB)

Abstract

Pendahuluan: Rata-rata tingkat konsumsi serat pangan penduduk Indonesia belum memenuhi kebutuhan ideal yaitu 30 g/hari (Astawan & Wresdiyati, 2004). Konsumsi serat tidak terkait dengan tempat penduduk tinggal (dikota/desa), melainkan lebih pada masalah status ekonomi dan pengetahuan. Faktor lain yang mempengaruhi adalah ketersediaan makanan yang berserat, pola dan kebiasaan mengkonsumsi makanan siap saji serta gaya hidup. Hal ini membawa dampak terhadap perubahan perilaku makan dan sikap hidup sehat terutama pada remaja. Berdasarkan dari survey awal diketahui bahwa dari 20 siswa (75%) memiliki pengetahuan tidak baik dan (85%) konsumsi serat makanan juga tidak baik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan pengetahuan tentang serat makanan, pendapatan orang tua dan besar uang saku dengan konsumsi serat makanan pada remaja di SMK Dwija Dharma Boyolali. Metode Penelitian: Metode penelitian menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah populasi seluruh siswa kelas XI. Metode pengambilan sampel secara simple random sampling dan didapatkan jumlah sampel sebanyak 30 siswa. Analisis data menggunakan uji Korelasi Pearson Product moment dan uji Rank Spearman. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengetahuan siswa tentang serat makanan tidak baik (93,3%), pendapatan orang tua siswa sebagian besar rendah (86,7%), besar uang saku siswa sebagian rendah (70%) dan konsumsi serat makanan pada siswa sebagian besar tidak baik (100%). Dari uji Korelasi Pearson Product Moment diperoleh nilai p > 0,05 yaitu 0,975 sehingga tidak ada hubungan antara pengetahuan tentang serat makanan dan konsumsi serat makanan pada remaja di SMK Dwija Dharma Boyolali. Dari uji Rank Spearman diperoleh nilai p > 0,05 yaitu 0,479 sehingga tidak ada hubungan antara pendapatan orang tua dengan konsumsi serat makanan pada remaja di SMK Dwija Dharma Boyolali. Dari uji Rank Speraman diperoleh nilai p > 0,05 yaitu 0,553 sehingga tidak ada hubungan antara besar uang saku dengan konsumsi serat makanan pada remaja di SMK Dwija Dharma Boyolali. Kesimpulan: Sebagian besar siswa mempunyai pengetahuan tentang serat makanan dan konsumsi serat makanan yang tidak baik, maka perlu meningkatkan pengetahuan serat lewat berbagai media dan meningkatkan konsumsi serat makanan dengan kandungan zat gizi dan memperhatikan serta memilih makanan secara seimbang dan teratur.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Additional Information: RAK J310/2011-023
Uncontrolled Keywords: Pengetahuan, Pendapatan Orang Tua, Besar Uang Saku, Konsumsi Serat Makanan.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Gizi
Depositing User: Ari Fatmawati
Date Deposited: 29 Sep 2011 09:11
Last Modified: 08 Nov 2011 10:55
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/14801

Actions (login required)

View Item View Item