PENGARUH TINGKAT ABSENSI , PENGALAMAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PERAWAT PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA SALATIGA

NUGROHO, ARIANTO EKO (2008) PENGARUH TINGKAT ABSENSI , PENGALAMAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PERAWAT PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA SALATIGA. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img] PDF
B100020287.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (558kB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah pertama untuk menganalisis pengaruh yang signifikan antara tingkat absensi terhadap prestasi kerja, kedua untuk menganalisis pengaruh yang signifikan antara lingkungan kerja terhadap prestasi kerja, ketiga untuk menganalisis pengaruh yang signifikan antara pengalaman kerja terhadap prestasi kerja, keempat untuk menganalisis pengaruh yang signifikan antara tingkat absensi, pengalaman kerja dan lingkungan kerja terhadap prestasi kerja dan yang kelima untuk menganalisis antara tingkat absensi, pengalaman kerja dan lingkungan kerja yang lebih dominan pengaruhnya terhadap prestasi kerja.Data yang digunakan diperoleh dengan cara menyebarkan kuisioner kepada 60 responden, data tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis validitas dan reliabilitas, pengujian kepenuhan asumsi klasik yang meliputi multikolinieritas, heteroskedastisitas dan normalitas, analisis regresi linier berganda, uji t test, uji f test dan uji R2 (koefisien determinasi). Dari hasil penelitian untuk uji validitas semua data valid dibuktikan dengan nilai rhitung > rtabel dan untuk uji reliabilitas semua data reliabel dibuktikan dengan nilai cronbach alpha > 0,60. Dan untuk uji asumsi klasik, uji normalitas dalam penelitian ini berdistribusi normal, uji heteroskedastisitas tidak ada masalah heteroskedastisitas dan uji multikolinieritas tidak ada masalah multikolinieritas. Dari hasil penelitian untuk analisis regresi linier berganda maka diperoleh persamaan Y = 17,454 – 0,383X1 + 0,806X2 + 0,533X3. Dari uji t test antara tingkat absensi terhadap prestasi kerja diperoleh nilai thitung sebesar -2,065 yang berarti lebih kecil dari ttabel -2,003 Maka H0 ditolak berarti menerima H1, yaitu tingkat absensi berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi kerja. Dari uji t test antara pengalaman kerja terhadap prestasi kerja diperoleh nilai thitung sebesar 3,543 yang berarti lebih besar dari ttabel sebesar 2,003 Maka H0 ditolak berarti menerima H1, yaitu pengalaman kerja berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi kerja. Dari uji t test antara lingkungan kerja terhadap prestasi kerja diperoleh nilai thitung sebesar 2,044 yang berarti lebih besar dari ttabel sebesar 2,003 maka H0 ditolak berarti menerima H1, yaitu lingkungan kerja berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi kerja. Pengalaman kerja lebih dominan pengaruhnya terhadap prestasi kerja dari pada tingkat absensi dan lingkungan kerja karena thitung pengalaman kerja > thitung tingkat absensi dan thitung lingkungan kerja (3,543 > -2,065 dan 3,543 > 2,044). Dari uji F test diperoleh Fhitung 17,636 > Ftabel 2,76 yang berarti bahwa ada pengaruh yang signifikan dari tingkat absensi, pengalaman kerja dan lingkungan kerja secara serentak terhadap prestasi kerja. Nilai koefisien determinasi R2 adalah sebesar 0,486 yang menunjukkan bahwa variasi prestasi kerja dapat dijelaskan oleh variabel-variabel tingkat absensi, pengalaman kerja dan lingkungan kerja sebesar 48,6 % dan sisanya sebesar 51,4 % dijelaskan oleh variabel-variabel lain diluar model yang diestimasi.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Tingkat Absensi, Pengalaman Kerja, Lingkungan Kerja dan Prestasi Kerja
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
H Social Sciences > HA Statistics
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Depositing User: Edy Suparno
Date Deposited: 20 May 2009 06:24
Last Modified: 17 Nov 2010 06:11
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/1401

Actions (login required)

View Item View Item