STUDI KORELASI ANTARA KESTABILAN EMOSI DAN RELIGIUSITAS DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA ANAK TUNA LARAS SLB-E “BHINA PUTERA” SURAK ARTA TAHUN AJARAN 2007/2008

Suciati, Nelly (2008) STUDI KORELASI ANTARA KESTABILAN EMOSI DAN RELIGIUSITAS DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA ANAK TUNA LARAS SLB-E “BHINA PUTERA” SURAK ARTA TAHUN AJARAN 2007/2008. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
F100040085.pdf

Download (68kB)
[img] PDF
F100040085.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (403kB)

Abstract

Setiap manusia memiliki keterbatasan, ada golongan tertentu yang memiliki keterbatasan dalam fisik maupun berperilaku. Golongan yang mengalami gangguan dalam berperilaku, salah satunya yaitu tuna laras. Hambatan emosional pada anak tuna laras secara tidak langsung berhubungan dengan kondisi kestabilan emosi dan religiusitas yang dimiliki sehingga dapat berpengaruh terhadap prestasi belajar. Tujuan penelitian ini antara lain untuk mengetahui : 1) tingkat kestabilan emosi, religiusitas dan prestasi belajar; 2) hubungan antara kestabilan emosi dan religiusitas dengan prestasi belajar; 3) hubungan antara kestabilan emosi dengan prestasi belajar; dan 4) hubungan antara religiusitas dengan prestasi belajar. Subjek yang dijadikan sebagai sampel dalam penelitian ini adalah siswa-siswi SLB-E “Bhina Putra” Surakarta Tahun Ajaran 2007/2008. Cara atau teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penentuan subjek penelitian yaitu studi populasi. Alat ukur yang digunakan yaitu skala kestabilan emosi, skala religiusitas dan data dokumentasi prestasi belajar. Berdasarkan hasil analisis regresi dua prediktor diketahui: Ada hubungan yang sangat signifikan antara religiusitas dan kestabilan emosi dengan prestasi belajar. Nilai koefisien korelasi R = 0,521 dan Fregresi = 8,944; p < 0,01.; Ada hubungan positif yang sangat signifikan antara religiusitas dengan prestasi belajar. Nilai korelasi lugas rx1y = 0,355; p = 0,010 (p/2 = 0,005) berarti p < 0,01; Ada hubungan positif yang sangat signifikan antara kestabilan emosi dengan prestasi belajar. Nilai korelasi lugas rx2y = 0,217; p = 0,122 (p/2 = 0,061 ) berarti p > 0,05 dengan demikian tidak ada hubungan antara kestabilan emosi dengan prestasi belajar. Peranan atau sumbangan efektif religiusitas terhadap prestasi belajar = 12,597%, sedangkan peranan atau sumbangan efektif kestabilan emosi terhadap prestasi belajar = 14,560%. Total sumbangan efektif = 27,157% Berdasarkan analisis step-wise (regresi) diketahui aspek religiusitas yang paling dominan terhadap prestasi belajar yaitu aspek ritual dengan sumbangan efektif = 19,227%, disusul aspek ideological = 3,503%, selanjutnya aspek experiental = 2,582%. Aspek kestabilan emosi yang paling dominan terhadap prestasi belajar yaitu adekuasi emosi memberikan sumbangan efektif = 17,153%, Rerata empirik (RE) religiusitas = 117,588 dan rerata hipotetik (RH) = 100, yang berarti religiusitas subjek penelitian tergolong tinggi. Rerata empirik (RE) kestabilan emosi = 101,824 dan rerata hipotetik (RH) = 85, berarti kestabilan emosi tergolong tinggi. Subjek memiliki prestasi belajar tergolong cukup baik, dengan rerata empirik (RE) prestasi belajar = 6,348. Hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan antara kestabilan emosi dan religiusitas dengan prestasi belajar siswa. Dengan demikian variabel kestabilan emosi dan religiusitas dapat dijadikan sebagai prediktor untuk memprediksikan prestasi belajar siswa.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: kestabilan emosi, religiusitas dan prestasi belajar
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Ari Fatmawati
Date Deposited: 19 May 2009 08:00
Last Modified: 24 Feb 2011 04:46
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/1368

Actions (login required)

View Item View Item