GUGATAN REKONVENSI DALAM PERKARA UTANG PIUTANG ANTARA PT. BANK MAYAPADA DENGAN NASABAH

BASKORO, JONI (2007) GUGATAN REKONVENSI DALAM PERKARA UTANG PIUTANG ANTARA PT. BANK MAYAPADA DENGAN NASABAH. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman depan)
Halaman_Depan.pdf

Download (111kB)
[img]
Preview
PDF (bab.1)
Bab.1.pdf

Download (44kB)
[img] PDF (Bab.2.3.4)
Bab.2.3.4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (330kB)

Abstract

Benturan di masyarakat seringkali terjadi dalam proses interaksi sosial sehingga munculah sengketa antar para pihak yang sering disebut dengan sengketa perdata. Ada kalanya dalam suatu sengketa perdata kedua belah pihak baik tergugat maupun penggugat sama-sama mempunyai hubungan hukum sehingga diantara para pihak dapat saling menggugat untuk dipenuhinya suatu perhubungan hukum tersebut, misalnya dalam hal Penggugat juga melakukan wanprestasi terhadap Tergugat, sehingga Tergugat dapat mengajukan gugatan terhadap Penggugat sepanjang tidak menyimpang dari ketentuan yang ada. Gugatan dari pihak Tergugat ini disebut gugat balik atau Rekonvensi. Gugat rekonvensi merupakan gugatan yang diajukan oleh Tergugat terhadap Penggugat dalam sengketa yang sedang berjalan diantara mereka. Rekonvensi bersifat insidentil sehingga tidak setiap gugatan Penggugat dapat dibalas dengan rekonvensi oleh Tergugat. Tergugat baru dapat melakukan rekonvensi apabila secara kebetulan Penggugat juga pernah melakukan wanprestasi. Tujuan dilakukannya penelitian adalah untuk mengetahui pelaksanaan pemeriksaan rekonvensi dalam perkara hutang piutang di Pengadilan Negeri Surakarta dan untuk mengetahui permasalahan yang timbul dalam pemeriksaan rekonvensi dan cara mengatasinya Metode pendekatan yang digunakan dalam penulisan ini adalah pendekatan yuridis sosiologis karena untuk mengetahui gambaran tentang pelaksanaan gugatan rekonvensi perkara utang piutang dalam masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif, yaitu untuk memperoleh data yang seteliti mungkin tentang gugatan rekonvensi dalam perkara perdata utang piutang pada persidangan di Pengadilan Negeri. Sumber penelitian berasal dari penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Metode pengumpulan data diperoleh dari penelitian kepustakaan yang dilakukan dengan cara mencari, mengumpulkan dan mempelajari ketiga bahan tersebut diatas untuk dipergunakan dalam penelitian untuk mendapatkan data sekunder, dan penelitian lapangan yang dilakukan secara langsung terhadap obyek yang diteliti guna mendapatkan data primer dengan cara interview, observasi dan pengambilan Sampel. Metode analisa data diperoleh dengan menggunakan peraturan perundang-undangan dan serta bahan atau buku bacaan yang berkaitan dengan gugatan rekonvensi dalam perkara perdata utang piutang, yang kemudian dipadukan dengan pendapat responden, kemudian dianalisa secara kualitatif dan dicari pemecahannya, lalu ditarik kesimpulan yang dipergunakan untuk menjawab permasalahan yang ada. Pelaksanaan pemeriksaan rekonvensi dalam sengketa perdata di Pengadilan Negeri Surakarta adalah bahwa rekonvensi diperiksa bersama-sama dengan gugatan pokok oleh hakim yang sama. Alat bukti yang digunakan dalam konpensi dipergunakan pula dalam rekonvensi. Dengan demikian apa yang menjadi tujuan rekonvensi dapat dicapai yaitu dapat mempermudah pemeriksaan dan mempercepat penyelesaian perkara. Setelah melalui tahap pemeriksaan perkara perdata di tingkat Pengadilan Negeri ini akhirnya hakim memenangkan Penggugat Rekonvensi dengan pertimbangan bahwa Penggugat Rekonvensi berhasil membuktikan peristiwa hukum

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: GUGATAN REKONVENSI DALAM PERKARA UTANG
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Hukum
Depositing User: Edy Susilo
Date Deposited: 16 Jun 2011 10:33
Last Modified: 16 Jun 2011 10:33
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/13017

Actions (login required)

View Item View Item