ANALISIS KINERJA ANGGARAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENYELENGGARAAN OTONOMI DAERAH DI KABUPATEN WONOGIRI

PRATAMA, TAUFIQ NUR (2010) ANALISIS KINERJA ANGGARAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENYELENGGARAAN OTONOMI DAERAH DI KABUPATEN WONOGIRI. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Cover dan bab 1)
File_2._Cover_dan_BAB_I.pdf

Download (323kB)
[img] Microsoft Word (Abstrak dan Daf. pustaka)
File_3._Abstraksi_dan_Daftar_Pustaka.doc

Download (36kB)
[img] PDF (Keseluruhan)
File_1._Skripsi_Taufiq_Nur_Pratama.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (961kB)

Abstract

Pengukuran kinerja pada pemerintah daerah digunakan untuk menilai akuntabilitas dan kemampuan keuangan daerah dalam penyelenggaraan otonomi daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui kinerja anggaran keuangan Pemerintah Kabupaten Wonogiri dalam penyelenggaraan otonomi daerah pada tahun anggaran 2006 sampai dengan tahun 2008. Penelitian ini bersifat deskriptif komparatif dengan menggunakan alat analisis yaitu teknik pengukuran value for money (ekonomi, efisiensi, dan efektivitas) dan rasio kinerja (rasio kemandirian daerah, rasio pajak daerah terhadap PAD, rasio retribusi daerah terhadap PAD, rasio belanja aparatur daerah terhadap total belanja dan rasio belanja pelayanan publik terhadap total belanja). Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan teknik pengukuran value for money yaitu tingkat ekonomi, tingkat efisiensi dan tingkat efektivitas dengan hasil rata-rata yang bernilai kurang dari 100% maka kinerja keuangan yang dikelola Pemerintah Kabupaten Wonogiri dalam menjalankan kegiatan operasionalnya adalah ekonomis, efisien dan efektif. Selain itu, berdasar rasio kinerja keuangan yaitu rasio kemandirian daerah yang ditunjukkan dengan hasil rata-rata diantara 0%-25% tergolong mempunyai pola hubungan instruktif yang berarti kemampuan Pemerintah Kabupaten Wonogiri dalam memenuhi kebutuhan dana untuk penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan sosial masyarakat masih relatif rendah. Dalam rasio pajak daerah terhadap PAD tahun 2008 menunjukkan partisipasi masyarakat yang paling tinggi dalam membayar pajak dan untuk rasio retribusi daerah terhadap PAD tahun 2006 menunjukkan partisipasi masyarakat yang paling tinggi dalam membayar retribusi. Sedangkan rasio belanja aparatur daerah dan belanja pelayanan publik terhadap total belanja pada tahun anggaran 2006 menunjukkan alokasi dana yang ditujukan untuk masyarakat adalah paling baik karena memiliki nilai rasio belanja aparatur daerah terhadap total belanja yang terendah dan rasio pelayanan publik terhadap total belanja yang tertinggi.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Pemerintah Daerah, Kinerja Keuangan Daerah, Otonomi Daerah
Subjects: H Social Sciences > HG Finance
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Depositing User: Edy Suparno
Date Deposited: 20 May 2011 09:13
Last Modified: 20 May 2011 09:13
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/12531

Actions (login required)

View Item View Item