PENGARUH ARUS LISTRIK TERHADAP DAERAH HAZ LAS PADA BAJA KARBON

Asngari, Agung Hari (2008) PENGARUH ARUS LISTRIK TERHADAP DAERAH HAZ LAS PADA BAJA KARBON. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
D200010189.pdf

Download (469kB)
[img] PDF
D200010189.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract

Proses pengelasan akan mengubah struktur mikro daerah dekat logam las yang dipengaruhi panas (daerah HAZ). Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh arus listrik terhadap daerah HAZ las pada baja karbon. Pengelasan dilakukan dengan 3 variasi arus las, yaitu 80 ampere, 100 ampere, dan 120 ampere. Setelah itu dilakukan pengujian komposisi kimia, pengujian struktur mikro, dan pengujian kekerasan mikro Vickers. Pada pengujian komposisi kimia, unsur yang dominan pada baja ini adalah Fe (Besi) = 98,74% dan dengan mengamati prosentase C (karbon) = 0,118% maka baja ini termasuk baja karbon rendah, Pada pengujian struktur mikro mendapatkan hasil bahwa pada arus 80 ampere susunan strukturnya dari daerah lasan sampai daerah logam induk yang berupa struktur Widman Statten, Ferit, dan Perlitnya semakin besar. Dan untuk arus 100 dan 120 ampere hampir sama dengan arus 80 amper, hanya saja semakin besar arus yang digunakan semakin besar pula struktur Widman Statten, Ferit, dan Perlitnya. Sedangkan pada pengujian kekerasan didapatkan grafik distribusi kekerasan dimana dari logam lasan ke logam induk setelah pengelasan mengalami penurunan pada tingkat kekerasannya. Pada arus 80 ampere di daerah struktur Widman Statten nilai kekerasannya lebih tinggi dibandingkan pada daerah HAZ dan logam induk, sedangkan pada HAZ nilai kekerasannya lebih tinggi dibandingkan dengan daerah logam induk, semua ini disebabkan butiran Ferit dan Perlit pada HAZ lebih kecil dari pada butiran Ferit dan Perlit yang ada pada logam induk. Untuk arus 100 ampere dan arus 120 ampere hampir sama dengan arus 80 ampere, hanya saja butiran Ferit dan Perlit yang terbentuk akibat pengelasan lebih besar dari pada arus 80 ampere. Karena semakin besar arus yang digunakan semakin besar pula butiran Ferit dan Perlit yang terbentuk akibat pengelasan. Sehingga arus 80 ampere nilai kekerasannya lebih tinggi dibandingkan dengan arus 100 dan 120 ampere.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Baja Karbon Rendah, stuktur mikro, kekerasan, komposisi
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Ari Fatmawati
Date Deposited: 17 Mar 2009 05:17
Last Modified: 18 Feb 2011 10:13
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/1058

Actions (login required)

View Item View Item