MODELING PENGARUH LUBANG MASUK TERHADAP HASIL CORAN DENGAN SOLIDWORKS

Sriyanto, Bayu (2008) MODELING PENGARUH LUBANG MASUK TERHADAP HASIL CORAN DENGAN SOLIDWORKS. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
D200030128.pdf

Download (457kB)
[img] PDF
D200030128.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10MB)

Abstract

Proses pengecoran logam adalah proses penuangan logam cair yang dipanaskan dengan temperatur te rongga cetakan, kemudian mengeras sesuai dengan bentuk rongga cetakan. Salah satu program komputer yang yang mampu mengaplikasi desain proses pengecoran yaitu SolidWorks, software yang mampu menampulkan suatu produk seperti benda sesungguhnya dan bisa membuat animasi assembly. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan modeling urutan proses pengecoran serta perbandingan antara pengecoran secara experimental hasil penelitian orang lain dengan hasil modeling pengecoran logam dengan menggunakan software computer.Modeling dilakukan dari urutan proses pembuatan cetakan sampai dengan selesai dalam bentuk file animasi AVI. Setelah itu membuat modeling aliran dalam saluran turun sampai masuk kedalam rongga cetakan, agar bisa terlihat dengan menggunakan cosmofloworks. Hasilnya bisa ditampilkan aliran tekanan cairan yang mengalir dan sebagai parameternya adalah kerapatan massa cairan (density). Dimana hasil kerapatan massa (density) dalam rongga cetak untuk satu, dua dan tiga saluran masuk berbeda bisa dilihat dengan gradasi warna pada hasil akhir. Hasil akhir yaitu modeling proses pembuatan cetakan dari mulai assembly cup and drag, pola, pola saluran turun dan urutan pelepasan untuk bisa mengetahui hasil cetakan dalam bentuk sebuah file AVI animasi. Untuk hasil pengujian kekerasan terdahulu nilai rata-rata kekerasan spesimen satu saluran masuk sebesar 173.333 m2. sedang hasil modeling untuk satu saluran masuk hampir sama, modeling menggambarkan kerapatan massa (density) cukup rendah sehingga kekerasan coran juga rendah .Untuk dua saluran masuk kekerasan rata-rata specimen sebesar 159,66 kg/m2 dimana kekerasan turun bila dibandingkan satu saluran. Dengan modeling dua saluran kerapatan massa (density) mengalamai peningkatan. Untuk tiga saluran masuk nilai kekerasan rata-rata specimen naik sebesar 181 kg/m2. Dengan modeling hampir sama, dimana kerapatan massa (density) naik secara signifikan yaitu ditunjukkan dengan gradasi warna pada gambar dimana warna tersebut menunjukkan kerapatan massa (density) yang tinggi.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Modeling, SolidWork, Cosmoflowork, Density
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Ari Fatmawati
Date Deposited: 16 Mar 2009 05:33
Last Modified: 18 Feb 2011 10:02
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/1045

Actions (login required)

View Item View Item