PEMBUATAN DAN PENGUJIAN MODEL WATER HEATER POOL BOILING DENGAN VARIASI POSISI HEATER VERTIKAL DAN HORISONTAL

Budianto, Arief (2010) PEMBUATAN DAN PENGUJIAN MODEL WATER HEATER POOL BOILING DENGAN VARIASI POSISI HEATER VERTIKAL DAN HORISONTAL. Diploma thesis, Univerversitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
D200050105.pdf

Download (116kB)
[img] PDF
D200050105.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Seiring dengan berkembangnya jaman, manusia membuat suatu terobosan alat-alat yang praktis dan ekonomis. Diantaranya alat pemanas air yang sering disebut water heater dengan tenaga listrik. Keberadaan air panas sangat dibutuhkan pada rumah tangga, perhotelan maupun dalam industri. Pada sistem kerja water heater dapat dilakukan dengan metode pool boiling dengan injeksi gelembung dari bawah dengan tujuan untuk mendapatkan hasil panas yang lebih baik. Pengujian ini dilakukan dengan model water heater yang mempunyai kapasitas 10 liter dan mempunyai daya 200 W dengan menggunakan bahan stainless steel. Pemasangan unit heater pada water heater dipasang secara vertikal dan horisontal. Pemasangan unit heater vertikal dipasang tunggal dengan diameter 31,75 mm dan panjang 270 mm, sedangkan pemasangan heater secara horisontal menggunakan 3 heater dan 4 heater yang memiliki Diameter 50 mm dan panjang 80 mm. Untuk mengukur temperatur pipa pemanas dipasang termokopel sebanyak 3 titik, sedangkan untuk mengukur temperatur fluida dipasang termokopel sebanyak 4 titik pada tabung water heater. Berdasarkan hasil pengujian dengan sistem pool boiling menunjukkan bahwa dengan penambahan injeksi gelembung udara akan berpengaruh pada kebutuhan energi water heater untuk mencapai temperatur kerja. Kebutuhan energi yang paling besar terjadi pada pengujian 3 heater horisontal dengan daya 206,7 W dengan debit udara 9 LPM membutuhkan energi 2842,88 kJ dengan waktu pengujian selama 229,23 menit, sedangkan kebutuhan energi paling rendah terjadi pada pengujian water heater lakoni dengan daya 200 W dengan debit udara 0 LPM membutuhkan energi 1469,62 kJ dengan waktu pengujian selama 122,47 menit. Dengan penambahan debit udara sangat berpengaruh pada kebutuhan energi water heater.

Item Type: Karya ilmiah (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Variasi posisi, Injeksi gelembung, Kebutuhan energi
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Mrs Esti Handayani
Date Deposited: 31 Jan 2011 08:41
Last Modified: 19 Nov 2019 04:29
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/10094

Actions (login required)

View Item View Item